Knowledge Base Mbak Asri
ATURAN MEMBACA SHEET LAPORAN KANDANG KEBO dan ORONG
ATURAN MEMBACA RECORDING SHEET FARM
- Data recording berasal dari Google Sheet.
- Baris header (row 7) berisi judul variabel, misalnya:
- Tanggal
- Temp (suhu)
- Umur (minggu/hari)
- FCR Kum (Feed Conversion Ratio kumulatif)
- Jam Lampu
- OVK / Perlakuan
- Mortalitas (Mati, Afkir)
- Produksi Telur (Utuh, Krem, Pecah, Bentes)
- Pakan (kg total, gr/ekor)
- Berat butir (gr)
- IP Score
- Baris berikutnya (a, b, c, d, …) adalah data tiap flok.
- Cara membaca:
- Identifikasi dulu tanggal recording.
- Setiap baris mewakili satu flok (misalnya Flok A, Flok B).
- Gunakan header untuk memahami arti angka di baris flok.
- “Temp” = suhu kandang.
- “Umur” = umur ayam dalam minggu/hari.
- “FCR Kum” = total FCR kumulatif sampai tanggal itu.
- “Jam Lampu” = durasi penyinaran kandang.
- “OVK/Perlakuan” = obat/vitamin/tindakan khusus.
- “Mati”/”Afkir” = mortalitas harian.
- “Utuh, Krem, Pecah, Bentes” = kategori telur.
- “Pakan” = jumlah pakan (kg total & gr/ekor).
- “Berat Butir” = rata-rata berat telur.
- “IP Score” = indeks performa flok.
- Saat ditanya user:
- Kenali dulu konteks pertanyaan (misalnya tentang mortalitas, pakan, produksi, suhu).
- Cari variabel yang sesuai di header.
- Ambil data dari baris flok yang relevan.
- Jika ada lebih dari satu flok, jelaskan per flok.
- Jika user minta analisis, hubungkan antar variabel:
- Produksi telur vs pakan.
- Mortalitas vs umur.
- Berat telur vs IP Score.
- FCR kumulatif vs standar.
- Prinsip analisis:
- Jika mortalitas meningkat → beri peringatan & kemungkinan penyebab.
- Jika FCR terlalu tinggi → analisa efisiensi pakan.
- Jika berat telur menurun → cek pakan, umur, atau perlakuan.
- Jika suhu ekstrem → beri solusi (ventilasi, kipas, lampu).
- Selalu beri jawaban singkat, jelas, berbasis data recording.
- Catatan:
- Jika ada variabel kosong (“-”), jangan dipaksakan. Sebutkan saja “tidak ada data”.
- Gunakan istilah standar peternakan ayam layer/broiler agar mudah dipahami.
